Google Resmi Dihapus dari TV Samsung Mulai April 2024

Samsung mengumumkan langkah mengejutkan dengan rencananya untuk menghapus Google dari perangkat televisi mereka mulai bulan depan.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada Google Assistant dalam produk smart TV mereka.

Fitur yang akan dihilangkan pada smart TV Samsung yang diproduksi antara tahun 2020 hingga 2022 adalah opsi kontrol suara yang sangat populer.

Langkah ini tentu saja mengecewakan bagi para pengguna yang telah terbiasa mengandalkan fitur tersebut untuk berbagai aktivitas.

Melalui halaman dukungan Samsung yang menjelaskan cara kerja Google Assistant di TV, perusahaan tersebut mengumumkan penutupan akses asisten pintar tersebut dengan jelas.

Pengumuman tersebut menegaskan bahwa, karena adanya perubahan kebijakan dari pihak Google, Google Assistant tidak akan lagi tersedia di TV Samsung mulai April 2024. Pengguna diarahkan untuk melihat opsi lain untuk asisten suara di TV Samsung.

Kebijakan ini tentu akan berdampak pada semua perangkat kompatibel smart TV Samsung. Namun, Samsung tidak secara sepihak menghapus Google Assistant tanpa memberikan alternatif pengganti.

Mereka telah menyiapkan Bixby atau Amazon Alexa sebagai alternatif penggunaan perintah suara pada smart TV Samsung. Sebagai tambahan, untuk smart TV yang dirilis mulai tahun 2023 atau yang lebih baru, sudah tidak mendukung Google Assistant dari awal.

Tindakan ini menunjukkan kemungkinan besar bahwa Samsung akan secara menyeluruh menghapus fitur Google Assistant dari produk-produk mereka.

Hal ini diperkuat dengan informasi dari aplikasi Google yang menunjukkan bahwa perusahaan sedang bertransisi ke versi generatif Asisten yang didukung AI, yang awalnya dikenal sebagai “Asisten dengan Bard” kini telah sepenuhnya diubah menjadi “Gemini”.

Langkah Samsung ini memberikan gambaran tentang pergeseran dinamika dalam persaingan pasar teknologi. Perusahaan-perusahaan semakin berupaya untuk mengembangkan ekosistem mereka sendiri dan mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga.

Ini juga dapat memicu perkembangan lebih lanjut dalam inovasi asisten suara dan meningkatkan persaingan antara perusahaan teknologi terkemuka seperti Samsung, Google, Amazon, dan lainnya dalam hal ini.

Dalam konteks ini, perubahan kebijakan Samsung dapat dilihat sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi mereka di pasar smart TV yang semakin kompetitif.

Dengan mengandalkan asisten suara internal seperti Bixby atau Amazon Alexa, Samsung dapat mengontrol lebih banyak aspek dari pengalaman pengguna dan memperluas jangkauan ekosistem mereka.

Ini juga dapat membantu Samsung untuk meningkatkan loyalitas pengguna terhadap merek mereka sendiri, dengan menyediakan solusi in-house yang terintegrasi dengan baik dengan produk-produk lain dalam portofolio mereka.

Namun demikian, langkah ini juga memiliki potensi risiko. Menghapus Google dari produk-produk mereka dapat menyebabkan pengguna yang terbiasa dengan ekosistem Google menjadi kurang tertarik untuk membeli produk Samsung di masa depan. Selain itu, bergantung pada Bixby atau Amazon Alexa juga dapat menjadi tantangan, mengingat popularitas Google Assistant dan dominasi Google di pasar asisten suara.

Tetapi, Samsung nampaknya yakin dengan langkah ini dan telah menyiapkan strategi untuk mengatasi potensi risiko tersebut. Mereka mungkin melihat adanya peluang untuk menawarkan pengalaman yang lebih terpersonalisasi dan terintegrasi dengan solusi-solusi asisten suara yang mereka miliki.

Dalam hal ini, langkah mereka untuk menghapus Google dari smart TV mereka dapat dianggap sebagai langkah menuju diferensiasi yang lebih kuat dalam pasar yang semakin padat.

Bagaimanapun juga, keputusan Samsung untuk menghapus Google dari smart TV mereka pasti akan menjadi pembicaraan hangat dalam industri teknologi dan di antara pengguna.

Ini menandai pergeseran penting dalam dinamika persaingan di pasar smart TV, serta memberikan gambaran tentang bagaimana perusahaan-perusahaan teknologi terus beradaptasi dan berinovasi untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi pasar mereka.

Tinggalkan komentar